Top Ad 728x90

Tampilkan postingan dengan label Dapodikmen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dapodikmen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Oktober 2016

Cara Mengatasi Gagal Kirim Data PMP

by
Cara Mengatasi Gagal Kirim Data PMP. Sahabat Operator Dapodik di manapun anda berada, membicarakan tentang kesalahan siatem dalam Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan seakan tidak ada habisnya. Setelah beberapa Bug Aplikasi berhasil diperbaiki, ternyata masih ada kesalahan aplikasi yang terjadi di dalamnya.

Salah satu Bug Aplikasi PMP yang paling banyak ditanyakan operator Dapodik adalah dalam proses kirim data. Seperti yang kita ketahui, ketika selesai mengisi kuesioner PMP dengan jumlah responden yang ditentukan, Operator Dapodik Sekolah perlu melakukan pengiriman data ke server Aplikasi PMP pusat.

Cara Mengatasi Gagal Kirim Data PMP
Cara Mengatasi Gagal Kirim Data PMP.
Pengiriman data PMP ini bertujuan sebagai laporan ke pusat bahwa sekolah tersebut memang sudah melakukan pengisiam kuesioner PMP. Sistem pengiriman data PMP hampir sama seperti syncronisasi Dapodik. Tentu sebagai operator sekolah, anda semua pasti sangat memahami langkah tersebut.

Namun kendati mirip proses synkronisasi Dapodik, nyatanya pengiriman data PMP ke server pusat membutuhkan waktu yang sangat lama. Tentu hal ini sangat berbeda dengan Aplikasi Dapodik, yang hanya perlu waktu kurang lebih 2 menit untuk melakukan syinkronisasi data yang ada.

Bahkan dalam beberapa forum operator Dapodik ada yang mengatakan setelah mengirim data hingga 5 jam, data PMP belum juga berhasil dikirim. Hal ini tentu menambah pusing kepala. Untuk menjawab rasa pusing anda, berikut ini Cara Mengatasi Gagal Kirim Data PMP:

1. Pastikan kuesioner sudah terisi sesuai jumlah minimal responden yang telah ditentukan di setiap sekolah.

2. Koneksi internet harus stabil. Hal ini diperlukan karena dalam pengiriman data PMP membutuhkan jaringan internet yang baik. Dalam beberapa kasus, gagalnya pengiriman data PMP dikarenakan sinyal tidak mendukung.

3. Lakukan Backup data terlebih dahulu, supaya jika terjadi kesalahan dalam pengiriman anda masih punya data cadangan

4. Biarkan proses pengiriman data PMP terus berjalan minimal 30 menit. Biasanya setelah rentang waktu tersebut, pengiriman akan berhasil. Namun ada juga yang tidak kunjung selesai proses pengirimannya. Tetapi anda tidak perlu khawatir, biarkan saja prosea pengiriman itu berlangsung terus. Hal ini penting dilakukan sebab meski belum ada keterangan berhasil namun dibanyak kasus diprogres pengiriman, data PMP sudah terkirim. Untuk melihat data di progres pengiriman anda membutuhkan waktu paling tidak 1x24 jam.

Kesimpulan saya sementara, kenapa progres kirim data PMP berlangsung lama? Hal ini dikarenakan aplikasi ini belum sempurna, sehingga perlu banyak perbaikan lebih lanjut. Kendati demikian anda tak perlu bingung, sebab data anda tetap bisa dikirim meski tidak ada keterangan berhasil.

Demikian Cara Mengatasi Gagal Kirim Data PMP. Semoga dapat sedikit memberi pemahaman kepada anda semua, dan semoga Aplikasi PMP segera disempurnakan agar menjadi lebih baik.

Jumlah Responden yang Harus Mengisi PMP

by
Jumlah Responden yang Harus Mengisi PMP. Salam Satu Data. Sahabat operator Dapodik, semenjak aplikasi PMP di update menjadi versi 1.4 banyak rekan-rekan operator yang bingung mengenai Jumlah Responden yang Harus Mengisi PMP. Sebab di aplikasi terbaru, pada Menu Verifikasi dan Kirim Data sudah tidak ada lagi keterangan jumlah responden yang harus mengisi.

Lantas, apakah semua unsur sekolah mulai dari Komite, Pengawas, Kepala Sekolah, semua PTK dan semua Peserta Didik harus mengisi PMP? Tentu jika hal ini wajib dilakukan menjadi pekerjaan yang sangat melelahkan. Terutama bagi yang memiliki peserta didik dengan jumlah yang sangat banyak. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak baik-baik artikel berikut ini.

Jumlah Responden yang Harus Mengisi PMP
Jumlah Responden yang Harus Mengisi PMP.

Yang perlu anda ketahui pertamakali saat ingin mengisi PMP adalah, Siapa saja unsur yang menjadi responden dalam pengisian instrumen PMP?

Unsur-unsur yang menjadi responden terdiri dari 5 yaitu kepala sekolah, pengawas sekolah, guru, peserta didik, dan komite (perwakilan orang tua siswa). Semua komponen tersebut wajib mengisi data PMP, supaya data bisa diverifikasi dan dikirim. Apabila satu saja tidak mengisi, maka data tidak bisa dikirim ke server pusat.

Lalu, berapa jumlah responden yang harus mengisi?

Perlu anda fahami, setiap jenjang sekolah mulai dari dasar hingga menengah (SD, SMP, SMA/SMK). Berikut ini Jumlah Responden yang Harus Mengisi PMP:

1. Kepala Sekolah jumlah 1 orang, login menggunakan email dan password Aplilasi PMP

2. Pengawas Sekolah jumlah 1 orang, anda perlu menambah pengguna terlebih dahulu. Isi semua data yang diperlukan sebagai dasar pembuatan akun pengguna pengawas di sekolah anda

3. Guru SD  6 orang mewakili masing-masing tingkat kelas (kelas 1 – 6). Setiap kelas diwakili satu orang guru, sebab di SD yang dihitung hanya guru kelas.

4. Guru SMP/SMA/SMK : 1 orang / mata pelajaran mewakili keseluruhan tingkat kelas

5. Peserta didik SD : 10 orang / tingkat kelas (kelas 4,5,6)

6. Peserta didik SMP/SMA/SMK : 10 orang / tingkat kelas

7. Komite : 1 orang /tingkat kelas

Ada juga beberapa kasus sekolah yang belum memiliki Kepala Sekolah, siapa yang mengisi instrumen Kepala Sekolah? Jika sekolah anda mengalami hal ini, lantas yang harus mengisi instrumen kepala sekolah adalah PLT Kepala Sekolah yang ditunjuk oleh pihak berwenang (Sekolah negeri oleh dinas, sekolah swasta oleh ketua yayasan.

Demikian penjelasan mengenai Jumlah Responden yang Harus Mengisi PMP. Semoga dapat memberi pemahaman bagi para operator sehingga proses pengisian PMP dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Jumat, 30 September 2016

Cara Mengatasi Gagal Login Aplikasi PMP 1.4

by
Cara Mengatasi Gagal Login Aplikasi PMP 1.4. Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik di  manapun anda berada, mulai tahun pelajaran 2016 pekerjaan operator Dapodik kian bertambah. Selain harus menyelesaikan tugas input data di Dapodik yang sangat banyak, seorang operator juga harus mengisi kuesioner Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau yang biasa disingkat PMP.

Perlu diakui, jika mengisi kuesioner PMP juga pekerjaan berat. Sebab di dalamnya terdapat 5 komponen sekolah yang meliputi Komite Sekolah, Pengawas, Kepala Sekolah, PTK dan Peserta Didik. Masing-masing komponen harus menjawab kuesioner yang jumlahnya mencapai hingga 500 pertanyaan. Bayangkan saja berapa lamanya untuk menyelesaikan semua input pertanyaan di Aplikasi PMP.

Cara Mengatasi Gagal Login Aplikasi PMP 1.4
Cara Mengatasi Gagal Login Aplikasi PMP 1.4.

Apalagi, selama resmi dirilis, Aplikasi PMP terdapat berbagai ketidaksempurnaan. Banyak Bug (Kesalahan) Aplikasi yang kian membuat kerja operator Dapodik menjadi terhambat. Kesalahan aplikasi tersebut misalnya ada kuesioner yang tidak keluar di aplikasi, adanya system yang heng, dan yang paling banyak dikeluhkan ialah gagl Login Aplikasi PMP.

Kali ini saya akan berbagi tips Cara Mengatasi Gagal Login Aplikasi PMP 1.4. Kasus ini banyak dialami oleh para operator Dapodik. Dalam berbagai perkumpulan operator di media sosial banyak yang menanyakan penyebab gagal Login PMP 1.4 dan bagaimana Solusinya?

Penyebab Gagal Login PMP 1.4


Berdasarkan riset yang saya lakukan, Penyebab Gagal Login PMP 1.4 dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

a. Kasus username tidak ditemukan

Kasus ini terjadi pada versi 1.3 ke bawah. Solusinya yaitu perlu dilakukan update Aplikasi menjadi versi 1.4. Anda hanya perlu melakukan updater. File updater bisa anda unduh di website dapodikdasmen pada menu Unduhan. Ingat! Yang harus anda download haruslah updater PMP 1.4 bukan Installer. Sebab anda sebelumnya sudah menginstal Aplikasi PMP.

b. Kasus tidak dapat terhubung dengan dapodik

Kasus tidak dapat terhubung dengan dapodik, bisa terjadi karena dua hal. Pertama, hal ini dapat disebabkan oleh aplikasi dapodik yang belum diupdate menjadi versi 2016b terbaru. Untuk itu, silahkan pastikan terlebih dahulu anda mengupdate Aplikasi Dapodik anda menjadi versi 2016b. Updater Dapodik versi 2016b bisa anda unduh di website dapodikdasmen.

Kedua, disebabkan karenan service dapodikDB dalam status started/running. Jika ini yang terjadi cara mengatasinya ialah sebagai berikut:

1.    Ketik service pada tombol start di PC anda, lantas mucul menu service kemudian klik menu tersebut

2.    Cari file yang bernama dapodikDB dan pastikan dalam keadaan status started/running

3.    Jika pada kolom status belum muncul keterangan started/running maka klik file dapodikDB kemudian klik tombol start yang ada di samping kiri.

4.    Setelah status berubah started/running, maka itu tandanya Aplikasi PMP anda sudah bisa digunakan dengan lancer dan tidak jadi error lagi.

Demikian Cara Mengatasi Gagal Login Aplikasi PMP 1.4. Semoga dapat bermanfaat

Kamis, 29 September 2016

Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error

by
Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error. Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, setelah rilisnya Aplikasi Penjaminan Mutu atau yang biasa disingkat PMP Versi 1.4 resmi dirilis, banyak dari para operator yang mengeluhkan terjadinya error aplikasi.

Tentu hal itu sangat mengganggu dan membuat banyak operator Dapodik bingung dan kecewa, lantaran tak bisa segera mengisi kuesioner PMP yang akan Cutt Off pada akhir oktober ini. Permasalahan Aplikasi PMP versi 1.4 yang errot tidak hanyak dialami satu dua orang saja, melainkan banyak operator di Indonesia juga mengalami hal serupa.



Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error
Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error.
Dalam berbagai forum diskusi Operator Dapodik, baik melalui media sosial FB dan WA, persoalan aplikasi PMP yang error hamper setiap hari muncul. Hal ini tak mengherankan lantaran belum ada solusi resmi dan penjelasan yang menyeluruh mengenai terjadinya hal tersebut.

Nah untuk menjawab permasalahan tersebut, berikut ini kami jelaskan mengenai Cara Mengatasi Install PMP 1.4 Error. Cara ini saya peroleh berdasarkan pengalaman saat saya juga mengalami iAplikas PMP yang error.

Berikut ini Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error:

a.    Pastikan PC atau laptop sesuai dengan spesifikasi. Spesifikasi PC atau laptop dapat diunduh pada link berikut http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan. Hal ini sangat penting, mengingat Aplikasi PMP hanya bisa diinstal di komputer yang memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.

b.    Pastikan terlebih dahulu penyebab error, sebelum melangkah ke tahap selanjutnya, anda terlebih dahulu harus mengetahui penyebab error Aplikasi PMP. Penyebab Aplikasi PMP biasa ada beberapa hal.

Pertama, error Aplikasi PMP Versi 1.4 terjadi karena Aplikasi Dapodik belum di Update ke versi 2016b. jika ini yang terjadi, maka segeralah update Aplikasi Dapodik anda menjadi Versi 2016b.

Kedua, error yang terjadi karena status service dapodikDB belum dalam keadaan started/running. Nah kedua inilah yang sering terjadi. Jika hal ini yang terjadi berikut ini cara mengatasinya:

1.    Ketik service pada tombol start di PC anda, lantas mucul menu service kemudian klik menu tersebut

2.    Cari file yang bernama dapodikDB dan pastikan dalam keadaan status started/running



Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error
Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error.

3.    Jika pada kolom status belum muncul keterangan started/running maka klik file dapodikDB kemudian klik tombol start yang ada di samping kiri.

4.    Setelah status berubah started/running, maka itu tandanya Aplikasi PMP anda sudah bisa digunakan dengan lancer dan tidak jadi error lagi.

Demikian Cara Mengatasi Aplikasi PMP 1.4 Error. Semoga dapat bermanfaat.

Cara Konfirmasi Penyelesaian Kuesioner PMP Versi 1.4

by
Cara Konfirmasi Penyelesaian Kuesioner PMP. Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, semoga seemua sehat-sehat saja sehingga terus bisa menjalankan tugasnya dalam menyelesaikan input data Dapodik dan yang paling terbaru adalah Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan atau yang biasa disebut PMP.

Sejak dirilisnya pertama kali, Aplikasi PMP memang menimbulkan banyak perdebatan dan keresahan terutama di kalangan operator dapodik. Sebab terdapat berbagai macam Bug (kesalahan) aplikasi di dalamnya, seperti beberapa kuesioner tidak muncul, ada kuesioner yang heng saat akan diisi, hingga proses pengiriman data yang tak kunjung bisa selesai.

Cara Konfirmasi Penyelsaian Kuesioner PMP Versi 1.4
Cara Konfirmasi Penyelsaian Kuesioner PMP Versi 1.4.

Terlepas dari beragam Bug Aplikasi yang ada, Aplikasi PMP diharapkan bisa menjadi sistem penilai mutu pendidikan yang profesional sehingga kualitas pendidikan di Indonesia akan terus menjadi lebih baik.

Pada akhir September 2016, Aplikasi PMP kembali diperbarui menjadi Versi 1.4. Bagi para operator pembaruan Aplikasi PMP ini diharapkan mampu mengatasi berbagai persoalan yang ada di aplikasi versi sebelumnya. Namun, usai menginstal updater  Aplikasi PMP Versi 1.4 terdapat beberapa perbedaan yang membuat banyak operator bingung. Salah satunya berada di menu verifikasi dan kirim data.

Sebab setelah menjadi versi 1.4, verifikasi PTK, PD, Kepala Sekolah, Pengawas dan Komite yang awalnya sudah valid tiba-tiba berubah menjadi tanda silang merah yang artinya belum valid dan membuat data yang ada tak bisa dikirim. Sontak saja hal ini membuat banyak operator bingung, kenapa hal demikian bisa terjadi? Apakah di Aplikasi PMP Versi 1.4 semua PTK dan PD harus menginput data?

Bagi anda yang mengalami kasus seperti itu, jangan khawatir. Anda juga tak perlu menginput semua data siswa terlebih dahulu. Kasus di atas terjadi lantaran di Aplikasi PMP Versi 1.4 terdapat menu tambahan bernama Konfirmasi Selesai. Menu ini digunakan untuk melakukan konfirmasi kembali terhadap semua jawaban yang sudah diisi.

Cara Konfirmasi Penyelsaian Kuesioner PMP Versi 1.4
Cara Konfirmasi Penyelsaian Kuesioner PMP Versi 1.4.

Agar semua data valid, maka semua responden harus melakukan Konfirmasi selesai. Sehingga tanda silang merah tersebut bisa merubah menjadi tanda centang hijau. Berikut ini Cara Konfirmasi Penyelesaian Kuesioner PMP Versi 1.4
1.    Login Aplikasi PMP anda masing-masing

2.    Tekan tombol Verifikasi & Kirim Data, lihatlah di bagian mana data anda yang terdapat tanda silang merah.

3.    Jika sudah ketemu, masuk menu Tukar Pengguna

4.    Pilih nama responden yang sudah anda mengisi kuesioner PMP

5.    Masuk ke Menu Konfirmasi Selesai, tekan tombol Konfirmasi setelah ada pemberitahuan klik OK

6.    Ulangi tahapan tersebut untuk semua responden yang sudah mengisi kuesioner PMP

7.    Setelah selesai otomatis data mereka yang berada di menu Verifikasi & Kirim Data akan valid dan data anda bisa dikirim.

Catatan: Proses Konfirmasi Penyelesaian Kuesioner PMP Versi 1.4 harus terkoneksi dengan internet.

Demikian Cara Konfirmasi Penyelesaian Kuesioner PMP Versi 1.4. Semoga dapat bermanfaat.



Selasa, 27 September 2016

Daftar Link yang Wajib Diketahui Operator Dapodik

by
Pengelolaan Aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) saling terintegrasi dengan beberapa sistem yang dibuat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Untuk itu, Operator sekolah perlu selalu memantau berbagai informasi yang diumumkan melalui beberapa website resmi dari kementerian pendidikan.

Untuk itulah kali ini, Panduan Dapodikmen akan memberikan Daftar Link yang Wajib Diketahui Operator Dapodik. Hal ini sangat penting, sebab informasi yang berhubungan dengan Dapodik, seperti update aplikasi, verval pd, verval PTK, dana BOS hingga sertifikasi guru diumumkan melalui website resmi yang khusus untuk masing-masing jenis informasi.

Jika seorang Operator Dapodik selalu membuka daftar website yang berhubungan dengan Dapodik, tentu dia akan banyak menerima informasi yang bermanfaat dan pengelolaan Dapodik tidak akan ada masalah. Sebaliknya, jika operator enggan membuka beberapa website yang berhubungan dengan dapodik, ia akan ketinggalan banyak informasi dan pengelolaan Dapodik akan menemui banyak halangan hingga kesalahan.

Daftar Link yang Wajib Diketahui Operator Dapodik
Daftar Link yang Wajib Diketahui Operator Dapodik.

Langsung saja, berikut ini Daftar Link yang Wajib Diketahui Operator Dapodik

1. dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id, web utama operator

2. dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan. Untuk mendownload aplikasi Dapodik, Updater Dapodik, Aplikasi PMP, Patch PMP dan Prefill Dapodik

3. data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/usr/in/ops, login di web dapo.dikdasmen, untuk menarik siswa dan menarik PTK

4. vervalpd.data.kemdikbud.go.id, untuk Verifikasi  dan Validasi data siswa

5. nisn.data.kemdikbud.go.id, untuk cek NISN siswa di PDSPK

6. vervalptk.data.kemdikbud.go.id, untuk Verifikasi dan Validasi data PTK

7. vervalsp.data.kemdikbud.go.id, untuk Verifikasi dan Validasi Satuan Pendidikan

8. pipsd.kemdikbud.go.id/pelaporan/index.php?   wc=inquiry&wm=view_inquiry, untuk cek Nomor KIP yang dientry di aplikasi Dapodik

9. pipsd.kemdikbud.go.id/pelaporan/index.php?      wc=doublekip&wm=view_double_pro, untuk cek   Nomor KIP yang bermasalah

10. psmk.kemdikbud.go.id/pipsmk, untuk cek peserta  Didik yang menerima PIP (Khusus SMK)

11. data.dikdasmen.kemdikbud.go.id/kipinfo, untuk Cek Progres Pengiriman KIP

12. bos.kemdikbud.go.id/index.php/home, untuk BOS

13. pmp.dikdasmen.kemdikbud.go.id/pengiriman untuk cek progres pengiriman PMP

14. psmk.kemdikbud.go.id/bkk, untuk Bursa Kerja 

Demikian Daftar Link yang Wajib Diketahui Operator Dapodik. Selalu cek beragam informasi yang tersedia dalam website tersebut. Tak perlu setiap hari, yan penting anda jangan sampai ketinggalan berita di dalamnya. Semoga bermanfaat.

Senin, 26 September 2016

Cara Melakukan Pembaharuan Aplikasi PMP

by
Bagi anda para Operator Dapodik yang sedang mengisi data Aplikasi PMP, harus selalu mengetahui kabar terbaru mengenai aplikasi tersebut. Sebab tercatat sudah ada beberapa Pembaharuan Aplikasi PMP yang sudah diumumkan secara resmi melalui website dapodikdasmen.

Mengapa harus melakukan Pembaharuan Aplikasi PMP? Pembaharuan Aplikasi PMP dimaksudkan untuk menyempurnakan Bug Aplikasi sebelumnya. Sehingga data yang diisi dalam Aplikasi PMP dapat dikirim secara valid dan Benar.

Perlu anda sekalian ketahui, Pembaharuan pada aplikasi PMP dapat dilakukan dengan beberapa metode, antara lain: Cek pembahruan Online, updater versi terbaru, dan installer versi terbaru. Berikut ini penjelasannya:

a. Cek Pembaharuan Online

Cek pembaharuan secara online terdapat pada menu beranda di Aplikasi PMP. Tombol ini dapat berfungsi hanya jika komputer anda terkoneksi dengan internet. Tekan tombol tersebut lalu akan muncul keterangan versi aplikasi terbaru, lalu pilih ‘Lanjutkan’.

Langkah Cek Pembaharuan Online dijelaskan dalam gambar di bawah ini:


Cara Melakukan Pembaharuan Aplikasi PMP secara Online
Cara Melakukan Pembaharuan Aplikasi PMP secara Online.

Catatan: Setelah melakukan pembaharuan, tekan Ctrl+F5 untuk me-refresh tampilan aplikasi PMP sekaligus membersihkan data sebelumnya (clear chace).

b. Updater Versi Terbaru

Untuk melakukan update aplikasi PMP versi terbaru, terlebih dahulu anda harus mengunduh terlebih dahulu file updaternya di website dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan lalu pilih menu ‘Aplikasi PMP’ kemudian klik ‘Unduh Patch’.

Berikut penjelasan langkah pembahaharuan aplikasi dapodik melalui Updater.

Cara Melakukan Pembaharuan Aplikasi PMP dengan updater
Cara Melakukan Pembaharuan Aplikasi PMP dengan updater.
Setelah mengunduh File Patch / Updater Dapodik lalu jalankan patch dengan cara klik 2x pada file tersebut, lalu pilih ‘Run’. Kemudian kita cukup meneruskan langkah berikutnya dengan menekan tombol ‘Lanjut’ dan ‘Pasang’ sampai dengan ‘Selesai’. Ingat! Anda cukup mngikuti perintah yang muncul selama proses updater.

c. Installer versi terbaru

Pembaharuan Aplikasi PMP menggunakan Installer versi terbaru langkahnya telah dijelaskan pada bab instalasi PMP, namun sebelum melakukan instalasi versi terbaru ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu:

1.    Lakukan Backup atau Kirim Data sebelum melakukan uninstall/pencopotan aplikasi PMP (khusus operator sekolah),

2.    Uninstall (Pencopotan) Aplikasi PMP versi sebelumnya.

3.    Install Aplikasi versi terbaru

4.    Berikut ini akan dijelaskan proses uninstall (pencopotan) aplikasi.

Demikian Cara Melakukan Pembaharuan Aplikasi PMP. Semoga dapat bermanfaat.

Minggu, 25 September 2016

Penjelasanan Menu Manajemen Pengguna Aplikasi PMP

by
Penjelasanan Menu Manajemen Pengguna Aplikasi PMP
Penjelasan Menu Manajemen Pengguna Aplikasi PMP.
Menu Manajemen Penggua Aplikasi PMP harus difahami betul oleh operator sekolah dalam melakukan input data PMP. Sebab dari menu tersebut, bisa dilakukan tugar pengguna mulai dari Kepala Sekolah, PTK, Peserta Didik, Pengawas dan Komite Sekolah.

Menu manajemen pengguna digunakan untuk mengelola pengguna aplikasi PMP baik tambah pengguna, salin pengguna maupun hapus pengguna. Aplikasi PMP terdiri dari 5 (lima) pengguna yaitu:

1. Kepala Sekolah

2. PTK

3. Peserta Didik

4. Pengawas

5. Komite Sekolah

Tata cara dan login pengguna Aplikasi PMP akan dijelaskan dalam deskripsi di bawah ini:

a. Kepala Sekolah

Untuk kepala sekolah username dan password sama dengan username dan password operator dapodik, data pengguna kepala sekolah tidak tercantum di manajemen pengguna ini.

b. PTK

Untuk menambah pengguna PTK terlebih dahulu klik ‘Salin PTK’.

Tombol ‘Salin PTK’ berfungsi untuk menyalin data PTK yang ada di aplikasi dapodik menjadi pengguna aplikasi PMP untuk keperluan pengisian kuesioner. PTK yang dapat disalin dari aplikasi dapodik adalah PTK yang sudah memenuhi 3 kondisi yaitu:

1. PTK yang telah mendapatkan penugasan di tahun ajaran ini

2. Berstatus sebagai guru (jenis PTK di dapodik = Guru)

3. Telah mengisi email di aplikasi dapodik

Setelah memenuhi persyaratan salin PTK klik ‘ya’ maka data PTK akan tersalin di manajemen pengguna. Username PTK adalah email yang diisikan di aplikasi dapodik sedangkan password PTK adalah tanggal lahir yang diisikan di aplikasi dapodik dengan format yyyy-mm-dd (contoh: 1980-08-20).

c. Peserta Didik

Untuk menambah pengguna peserta didik terlebih dahulu klik ‘salin peserta didik’.

Tombol ini berfungsi untuk menyalin data peserta didik yang ada di aplikasi dapodik menjadi pengguna aplikasi PMP untuk keperluan pengisian kuesioner. Peserta didik yang dapat disalin dari aplikasi dapodik adalah peserta didik yang sudah memenuhi 3 kondisi yaitu:

1. Peserta didik yang telah terdaftar di sekolah

2. Telah terpetakan ke dalam rombel kelas di dalam dapodik

3. Telah memiliki NISN

Setelah memenuhi persyaratan salin peserta didik klik ‘Ya’ maka data peserta didik akan tersalin di manajemen pengguna. Username peserta didik adalah NISN yang diisikan di aplikasi dapodik dan password peserta didik adalah NISN yang diisikan di aplikasi dapodik (username dan password sama yaitu NISN).

d. Pengawas

Untuk menambah pengguna pengawas terlebih dahulu klik ‘Tambah’, tombol ini berfungsi untuk menambah pengguna pengawas dan komite sekolah pada aplikasi PMP untuk keperluan pengisian kuesioner

Kemudian isikan data nama, peran, username (email), password, ulang password, NIK, NIP, Tanggal lahir, Nama ibu kandung dan NUPTK. Data yang ditandai dengan bintang merah wajib diisi.

Setelah pengisian data pengguna klik ‘save’ untuk menyimpan pengguna baru jika berhasil menyimpan pengguna baru maka akan muncul pesan berhasil disimpan. Ketika ingin login sebagai pengguna pengawas masukkan username dan password sesuai dengan yang telah didaftarkan.

Untuk menambah pengguna komite sekolah terlebih dahulu klik ‘Tambah’, tombol ini berfungsi untuk menambah pengguna pengawas dan komite sekolah pada aplikasi PMP untuk keperluan pengisian kuesioner.

Kemudian isikan data nama, peran, username (email), password, ulang password, NIK, NIP, Tanggal lahir, Nama ibu kandung dan NUPTK. Data yang ditandai dengan bintang merah wajib diisi.

Setelah pengisian data pengguna klik ‘save’ untuk menyimpan pengguna baru jika berhasil menyimpan pengguna baru maka akan muncul pesan berhasil disimpan. Ketika ingin login sebagai pengguna komite sekolah masukkan username dan password sesuai dengan yang telah didaftarkan.

Sabtu, 24 September 2016

Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.4 yang Benar

by
Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.4 yang Benar
Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.4 yang Benar. Pilih yang HIJAU.


Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, setelah meluncurnya updetan Aplikasi PMP, masih banyak operator Dapodik yang bingung mengenai Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.4 yang Benar. Banyak dari mereka yang keliru dalam instalasi Software. Karena keliru download software yang tersedia di website dapodikdasmen.

Harusnya, jika anda ingin melakukan update Aplikasi PMP dari Versi 1.3 ke versi 1.4 cukup dengan cara install updater (patch) saja jangan malah install aplikasi ulang PMP. Jika melakukan instalasi dua software PMP dobel dengan versi yang berbeda akibatnya cukup berbahaya, diantaranya:

1.    Gagal login, permasalahan ini terungkap setelah saya membaca sendiri curhatan para Operator yang keliru dalam melakukan update Aplikasi PMP Versi 1.3 ke Versi 1.4. Aplikasi memang berhasil berganti ke versi 1.4, namun karena ada aplikasi dobel akibatnya tidak bisa login lantaran username dan password tersebut masih berlaku di Aplikasi PMP Versi 1.3.

2.    Data Hilang, masih berhubungan dengan akibat yang pertama, selain gagal login, data yang sudah diinput sebelumnya menjadi hilang. Tentu ini sangat tidak diinginkan oleh para operator Dapodik. Sebab proses input data PMP cukup menyita banyak waktu, tenaga dan pikiran.

Lantas, bagaimana Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.4 yang Benar? Pertanyaan ini memang sering ditanyakan para Operator dapodik diberbagai forum media sosial.

Menanggapi pertanyaan tersebut, berikut ini kami jelaskan mengenai Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.4 yang Benar.

1.    Lakukan Backup data PMP terlebih dahulu. Hal ini penting untuk dilakukan jika sewaktu-waktu ada kesalahan. Sehingga data yang sudah di backup sebelumnya bisa di restore kembali melalui menu Backup dan Restore yang ada di Aplikasi PMP.

2.    Download Updater Aplikasi PMP Versi 1.4. Ingat yang di download adalah updater atau di website bertuliskan UNDUH PATCH bukan installer (untuk downloadnya silahkan kunjungi website dapodikdasmen di menu unduhan). Sumber kekeliruan dalam proses Updater Aplikasi PMP Versi 1.3 ke Versi 1.4 berada di sini. Banyak operator yang justru keliru download installer, yan kemudian jika diinstal akan mengakibatkan aplikasi data yang menyebabkan terjadinya beberapa permasalahan seperti yang sudah dijelaskan di atas.

3.    Lakukan proses update data. Setelah updater Aplikasi PMP Versi 1.4 berhasil di download lantas segera anda update. Caranya klik software dua kali dan ikuti perintah yang muncul. (jangan lupa baca bismillah dulu sebelum melakukan updater.

4.    Selesai. Aplikasi PMP Versi 1.3 berhasil diupdate menjadi Aplikasi PMP Versi 1.4

Demikianlah Cara Update Aplikasi PMP Versi 1.4 yang Benar. Semoga dapat bermanfaat.

Jumat, 16 September 2016

Cara Cek Siswa Ganda yang Dihapus dari Pusat

by
SMS Data Siswa Ganda.


Adanya pesan singkat atau SMS Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen) pada Jum’at (16/9/2016) kemarin tentu menjadi kabar mengejutkan. Hal ini lantaran karena terdapat indikasi data siswa ganda yang masuk di dua sekolah

Pesan singkat tersebut dikirim ke nomor hp kepala sekolah yang terindikasi ada data siswa ganda. Isi pesan singkat tersebut kurang lebih ialah “Sekolah anda terindikasi terdapat siswa ganda dengan sekolah lain. Lakukan syncronisasi/registrasi ulang aplikasi. Periksa kesesuaian dan kebenaran data siswa di dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id”

Adanya kebijakan ini tentunya harus disikapi dengan positif dan harus diapresiasi. Sebab hal ini dilakukan agar data siswa benar-benar valid dan tidak ganda dengan sekolah lain.

Sayangnya dalam beberapa kasus, terdapat sekolah yang benar-benar siswanya ada namun karena data siswa tersebut juga ada di sekolah lain akhirnya data siswa tersebut harus di cleansing (dihapus). Tentu hal ini bisa merugika sekolah yang memang menjadi tempat siswa tersebut bersekolah, karena akan memengaruhi dana BOS yang akan segera dikeluarkan.


Lantas bagaimana solusinya? Untuk sementara waktu saya sendiri pun belum tahu solusinya karena belum ada berita resmi dari Dikdasmen. Sepengatahuan saya siswa yang kena cleansing bisa dikembalikan lagi ke Dapodik melalui Operator Dapodik Dinas. Tentunya dengan membawa bukti-bukti valid tentang siswa tersebut.

Untuk solusinya lebih lanjut, sepertinya belum ada yang tahu. Karena kebijakan ini belum sepenuhnya mendapat penjelasan resmi dari Ditjen Dikdasmen.

Nah bagi semua sekolah alangkag baiknya mengecek kembali jumlah siswanya baik yang di Dapodik ataupun di Website Dapodikdasmen. Bagi yang masih bingung caranya, berikut ini Cara Cek Siswa Ganda yang Dihapus dari Pusat:

1. Lakukan Syncronisasi Dapodik terlebih dahulu (pastikan Dapodik telah diupdate ke versi 2016.b)

2. Setelah selesai, silahkan masuk Ke Menu Peserta Didik (PD) keluar

3. Unduh data PD keluar tersebut (tombol unduhnya berada di atas)

4. Buka hasil unduhan dan cari tanggal mutasi sekitar tgl 15 September 2015 dengan Alasan Mutasi lainnya

Demikian Cara Cek Siswa Ganda yang Dihapus dari Pusat. Selalu cek validitas data peserta didik anda supaya tidak terkena cleansing. Semoga dapat bermanfaat.

Senin, 12 September 2016

Cara Mengatasi Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP

by

Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP.

Salam Satu Data. Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan saat ini banyak menjadi perbincangan terutama bagi para Operator Dapodik Sekolah. Bukan hanya lantaran usia aplikasi terhitung baru, melainkan juga karena beberapa sistem aplikasi yang masih terjadi Bug atau kesalahan sehingga membuat pengisian kuesioner PMP yang sangat banyak itu menjadi semakin lama.

Di antara persolan yang muncul dan membuat jengkel Operator dalam pengisian PMP ialah tidak munculnya verifikasi PTK dan Peserta Didik di menu Verifikasi dan Kirim Data. Walhasil, kuesioner yang telah susah-susah dan sangat sabar diisi, tak bisa muncul di menu verifikasi. Padahal kemunculan data PD dan PTK di menu Verifikasi menjadi syarat utama untuk dapat melakukan proses Kirim Data ke server PMP pusat.

Lantas apa sebenarnya Penyebab Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP? Banyak dari para Operator menanyakan hal ini diberbagai forum Operator Dapodik. Dan banyak di antara mereka pusing tujuh keliling menghadapi persoalan ini. Hal tersebut sangat wajar karena proses pengisian PMP memang cukup melelahkan.

Berdasarkan riset dan pengalaman pribadi saya dalam pengisian PMP, Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP disebabkan jumlah responden yang diisi dalam PMP melebihi ketentuan yang telah ditentukan di Menu Verifikasi dan Kirim Data. Sehingga yang muncul hanya data Kepala Sekolah.

Misalnya, dalam Menu Verifikasi dan Kirim Data ditunjukkan jika jumlah responden PTK yang harus mengisi kesioner PMP hanya 3, namun anda mengisinya lebih dari jumlah tersebut. Nah, hal inilah yang menyebabkan Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP.

Secara logika harusnya semakin banyak mengisi jumlah responden semakin baik pula kualitas data di PMP. Namun hal ini tidak berlaku saat ini, mengingat masih banyak Bug atau kesalahan yang ada di Aplikasi PMP ini. Pesan saya, untuk sementara waktu isilah jumlah responden sesuai dengan jumlah yang ditentukan supaya datanya muncul di Verifikasi.

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur mengisi jumlah responden melebihi yang telah ditentukan? Dan membuat Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP? Tenang saja berikut ini ada beberapa Cara Mengatasi Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP:

1. Hapus kelebihan jumlah responden baik PTK hingga menjadi sesuai dengan yang ditentukan dalam Menu Verifikasi. Kemudian lakukan kembali Salin PTK supaya PTK yang dihapus masuk kembali dalam Aplikasi PMP namun tidak lagi mengisi jawaban. (Langkah tersebut berlaku juga untuk Peserta Didik)

2. Mengingat masih banyaknya Bug atau Kesalahan dalam Aplikasi PMP, dianjurkan setiap selesai pengisian data lakukanlah Backup data. Sehingg jika sewaktu-waktu data hilang maka bisa di Restore kembali sesuai data yang telah diisi,

Itulah Cara Mengatasi Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP. Artikel ini saya buat berdasarkan pengalaman pribadi saya yang pernah mengalami Verifikasi PTK dan PD Tidak Muncul di PMP. Semoga dapat membantu.

Sabtu, 10 September 2016

Syarat Penambahan PTK Baru di Dinas

by
Tahap Penambahan PTK Baru.
Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, seperti yang telah dijelaskan pada awal peluncuran Aplikasi Dapodik Versi 2016 menu tambah PTK dihilangkan. Wewenang untuk menambah data PTK baru kini berada di Dinas Kabupaten/Kota setempat.

Atas adanya kebijakan baru ini, para Operator Dapodik memiliki beragam pendapat. Ada yang setuju adapula yang tidak. Namun, kebijakan ini diambil tentunya dengan beragam pertimbangan matang sehingga semua pihak harus mengikuti kebijakan tersebut.

Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah bagaimana cara menambahkan PTK baru tersebut? Perlu diingat bahwa penambahan PTK di Dinas Kabupaten/Kota berlaku bagi PTK yang memang baru mengajar (belum pernah terdata pada sekolah lain). Sedangkan jika PTK baru yang dimaksud sudah pernah mengajar di sekolah lain anda cukup melakukan Tarik PTK melalui website Dapodikdasmen.

Sebenarnya penambahan PTK baru di Dinas Kabupaten/Kota tak jauh berbeda dengan prosedur penambahan PTK yang dilakukan oleh Operator Sekolah seperti dahulu. Yang jelas sekarang PTK baru bersangkutan harus datang langsung ke Dinas Kabupaten/Kota setempat dengan membawa beberapa persyaratan supaya dapat dilakukan entri data PTK ke Dapodik Sekolah.

Berikut ini Syarat Penambahan PTK Baru  di Dinas:

1. Mengisi form Data PTK sesuai Dapdodik dengan ditandatangani PTK bersangkutan dengan diketahui Kepala Sekolah. Form Data PTK dapat diunduh di menu unduhan di dalam Dapodik Sekolah (silahkan hubungi operator sekolah anda)

2. Surat Penugasan. Surat ini berisi tentang pernyataan bahwa PTK bersangkutan memang ditugaskan secara resmi oleh sekolah tersebut. Ini digunakan sebagai dasar masukan sebagai PTK resmi di sekolah

3. SKPBM. SKPBM merupakan singkatan dari Surat Keputusan Proses Belajar Mengajar. SKPBM ini biasa dibuat di awal tahun pelajaran baru. Sebagai bukti PTK bersangkutan benar-benar mengajar (khusus untuk Guru, sementara TU dan Tenaga Kependidikan lain tidak perlu)

4. Kartu Keluarga dan KTP. Data ini diperlukan untuk mengecek data PTK bersangkutan terkait NIK dan Nama Ibu

5. Fc Ijazah terakhir PTK bersangkutan. Sebagai dasar legalitas jenjang pendidikan PTK

Catatan!!! PTK baru yang akan didaftarkan harus datang langsung ke Kantor di Dinas Kabupaten/Kota setempat. Sebab ada form yang harus ditandatangani sendiri oleh PTK bersangkutan

Demikian Syarat Penambahan PTK Baru di Dinas. Semoga dapat bermanfaat.

Rabu, 07 September 2016

Cara Backup dan Restore Data PMP

by
Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, pengisian data instrumen Aplikasi Penjaminan Mutu (PMP) yang sangat banyak terkadang membuat pihak yang menginput terutama para operator harus mempunyai kesabaran ekstra tinggi.

Bagaimana tidak, untuk proses input data instrumen PMP untuk satu PTK saja harus menyelesaikan 500 kuesioner lebih. Itu baru satu PTK, belum PTK lain lagi. Belum data peserta didik, sekolah, komite, dan pengawas.

Tak bisa dibayangkan bukan, betapa sangat lama dan harus bersabar untuk menyelesaikan semua instrumen kuesioner PMP di sebuah sekolah. Tentu ketika pekerjaan tersebut selesai, pasti anda khususnya operator sekolah akan merasa lega selega-leganya.

Namun bagaimana jika setelah menyelesaikan semua proses input data PMP, tiba-tiba karena sebab tertentu laptop anda rusak dan harus instal ulang, padahal anda belum melakukan verifikasi dan pengiriman data PMP?

Tentu ini menjadi musibah tersendiri bagi para operator. Sebab jika di instal ulang, data di PMP akan hilang semua kendati sudah anda simpan. Nah, jika ini terjadi anda harus rela lembur hingga larut malam lagi untuk mengulang kembali proses entri data PMP dari awal.

Lantas, bisa tidak melakukan backup data PMP? Perlu anda ketahui, Aplikasi PMP hampir mirip dengan Dapodik. Aplikasi ini dirancang sedemikian rupa guna mempermudah pengguna, termasuk adanya menu Backup dan Restore Data PMP.

Menu tersebut  dibuat untuk mengantisipasi terhapusnya data PMP yang sudah diinput. Sehingga operator tak perlu repot-repot mengulangi proses input data PMP yang melelahkan itu. Berikut ini Cara Backup dan Restore Data PMP:

Bacup dan Restore Data PMP.

1. Pastikan komputer/laptop anda terkoneksi dengan internet

2. Tekan menu Verifikasi & Kirim Data (Kotak Hijau)

3. Tekan Backup Data (Kotak Merah), kemudian data anda akan otomatis di download (Kotak Hitam)

4. Jika ingin melakukan Restore Data, silahkan ulangi langkah nomor 1 dan 2 kemudian pilih Restor Data (Kotak Biru).

5. Kemudian anda akan diminta memasukkan file download hasil backup data PMP anda. Masukkan data tersebut dan klik OK

Catatan!!! Setiap selesai melakukan input data PMP sebaikanya anda melakukan Backup Data. Sehingga data PMP anda akan selalu terjaga.

Demikian Cara Backup dan Restore Data PMP. Semoga dapat bermanfaat

Senin, 05 September 2016

Panduan Menggunakan Aplikasi PMP

by
Aplikasi PMP.

Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, masih banyak para operator Dapodik Sekolah yang kebingungan dalam pengoperasian Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) yang dikeluarkan pada bulan Agustus lalu.

Kebingungan tersebut terutama berada dalam hal cara pengisiam Aplikasi PMP. Secara umum memang aplikasi ini diperuntukan untuk 5 pihak yaitu Pengawas, Komite Sekolah, Sekolah, PTK dan Peserta Didik.

Untuk itu, saat input data, pihak bersangkutan harus mengerti pedoman dan tata cara pengisian PMP. Sebagai penjelasan singkat berikut ini kami sajikan Panduan Menggunakan Aplikasi PMP:

1. Pertama, Aplikasi Dapodik 2016.a harus sudah terinstall di Laptop atau PC anda

2. Kemudian Install aplikasi PMP v1.2

3. Setelah terinstall, selanjutnya updater PMP v1.3

4. Login/masuk pada aplikasi PMP

5. Klik tab Manajemen Pengguna lalu Salin Peserta Didik dan Salin PTK

6. Klik Tambah pada tab Manajemen Pengguna, isi secara lengkap sesuai peran (Pengawas/Komite)

7. Klik Keluar

8. Tinggal login di aplikasi PMP untuk mengisi kuesioner sesuai username dan password yang
terdaftar di aplikasi PMP

Demikian Panduan Menggunakan Aplikasi PMP. Semoga dapat bermanfaat.

Catatan:
Kepsek login menggunakan akun operator, guru login menggunakan email dan password yg didaftarkan sedang siswa login username serta password menggunakan NISN. Untuk guru dan siswa dapat manfaatkan tab Tukar Pengguna.

Minggu, 04 September 2016

Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer

by
Alamat Login Aplikasi PMP bersama

Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, tentu anda semua Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP). Bagi banyak operator, aplikasi ini sungguh sangat merepotkan sebab banyak data yang harus di entri.

Selain itu, lambannya loading setiap kuesioner membuat waktu pengerjaan 1 instrumen saja bisa mencapai hampir 2 jam. Sebuah waktu yang sangat lama bukan? Mengingat batas pengisian data PMP akan cut off sebentar lagi. Bayangkan saja jika waktu tersebut dikalikan dengan jumlah instrumen yang perlu di entri. Tentu butuh waktu berminggu-minggu.

Banyak para operator dapodik bertanya, bisakan entri data PMP dilakukan bersamaan dengan banyak komputer atau laptop? Supaya data segera terselesaikan dengan cepat dan tepat. Nah saya rasa pertanyaan ini menjadi doa para Operator Dapodik di seluruh Indonesia. Agar tugas PMP yang menumpuk itu cepat terselesaikan.

Mengenai pertanyaan apakah entri data PMP bisa dilakukan bersama dengan banyak komputer/laptop? Tentu jawabannya bisa. Aplikasi ini memang dirancang untuk bisa digunakan secara bersama. Terutama oleh PTK, dengan login menggunakan akun GTK yang telah di entri melalui Aplikasi Dapodik.

Untuk dapat menggunakan banyak komputer, simaklah dengan seksama Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer berikut ini:

1. Pastikan menggunakan jaringan internet yang sama (bisa menggunakan mifi, wifi, hp ataupun line. Yang terpenting koneksi internet lancar)

2. Untuk komputer atau laptop yang menjadi server utama, silahkan Masuk ke menu pencarian di komputer/laptop anda kemudian ketik command prompt

3. Setelah ketemu command prompt, selanjutnya klik satu kali

4. Ketikkan ipconfig setelah kata user, kemudian enter (yang diligkari merah di bawah ini)


5. Setelah data muncul lihat di ip adressnya (yang dilingkari warna biru di atas)

6. Kemudian kopi ip adres tersebut ke komputer/laptop lain yang ingin anda gunakan secara bersama dalam pengisian PMP dan tambahkan titik dua dan angka1745 (:1745 setelah ip adres yang merupakan alamat localhost Aplikasi PMP)

7. Selesai. Aplikasi PMP bisa digunakan secara bersama (lihat alamat login yang digunakan



Catatan: banyak kasus terjadi, setelah mendapatkan ip adres Aplikasi PMP tidak bisa digunakan. Hal ini disebabkan Windows Firewall masih aktif. Untuk itu, Pastikan windows firewall anda dinonaktifkan, caranya adalah:Cari menu windows firewall pada kolom pencarian di laptop anda. Kemudian klik turn windows firewall on or off. Selanjutnya pilik turn of windows firewall dan tekan ok.

Demikian Cara Entri Data PMP dengan Banyak Komputer. Semoga dapat mebantu kerja para Operator Dapodik semuanya.

Kamis, 01 September 2016

Aturan Jumlah Responden dalam PMP

by
Aplikasi PMP.

Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, tugas sebagai operator sekolah kini semakin bertambah dengan adanya Aplikasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP). Aplikasi ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana standar mutu di sebuah satuan pendidikan.

Dalam pengisian data PMP terdapat lima komponen, yaitu Sekolah, Komite Sekolah, Pengawas, Pendidik dan Peserta Didik. Semua harus diisi agar memperoleh hasil yang baik.

Khusus untuk komponen PTK dan peserta didik tak harus diberikan kuesioner semua. Cukup beberapa saja atau responden. Nah agar lebih jelas berikut ini Aturan Jumlah Responden dalam PMP

Responden mewakili pemangku kepentingan sekolah antara lain:

1. Kepala Sekolah

Kepala Sekolah mengisi kuesioner untuk Kepala Sekolah dengan kode kuesioner KS. Hanya ada 1 (satu) responden Kepala Sekolah pada setiap sekolah.

2. Guru

Guru mengisi kuesioner untuk Guru dengan kode kuesioner GS. Responden guru pada jenjang Sekolah Dasar (SD) merupakan guru kelas, tiap tingkat kelas minimal diwakili oleh 1 (satu) responden guru. Responden guru pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan guru mata pelajaran, tiap tingkat kelas minimal diwakili oleh 1 (satu) responden guru per mata pelajaran.

3. Siswa

Siswa mengisi kuesioner untuk Siswa dengan kode kuesioner SS. Responden siswa pada jenjang Sekolah Dasar (SD) merupakan siswa kelas 4, 5 dan 6, tiap tingkat kelas minimal diwakili oleh 10 (sepuluh) responden siswa. Responden siswa pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan siswa seluruh tingkat kelas, tiap tingkat kelas minimal diwakili oleh 10 (sepuluh) responden siswa.

4. Komite Sekolah

Komite Sekolah mengisi kuesioner untuk Komite Sekolah dengan kode kuesioner MT. Responden komite sekolah merupakan perwakilan orangtua siswa, tiap tingkat kelas minimal diwakili oleh 1 (satu) responden perwakilan orangtua siswa kelas tersebut.

5. Pengawas Pembina

Pengawas Pembina mengisi kuesioner untuk Pengawas Sekolah dengan kode kuesioner PS. Responden pengawas merupakan pengawas sekolah yang membina sekolah tersebut. Hanya ada 1 (satu) responden Pengawas Sekolah pada setiap sekolah.

Seluruh responden mengisi kuesioner dipandu dan didampingi oleh petugas pengumpul data yang merupakan pengawas pembina sekolah tersebut.

Minggu, 28 Agustus 2016

Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2016.b

by
Aplikasi Dapodik Versi 2016.b

Salam Satu Data. Sahabat Operator, Aplikasi Dapodik kembali dilakukan pembaruan. Setelah sebelumnya di update menjadi versi 2016.a kini kembali diperbarui menjadi Aplikasi Dapodik Versi 2016.b. Aplikasi ini diklaim mendekati sempurna. Sebab hampir tidak ada kesalahan yang terjadi. Kalaupun terdapat kesalahan itu bersifat tidak vital

Rilis Aplikasi Dapodik Versi 2016.b dimulai pada Minggu 28 Agustus 2016. Atas pembaruan ini diharapkan para Operator Dapodik segera melakukan pembaruan aplikasi dapodik.

Baca juga: Cara Cek Pembaruan di Aplikasi Dapodik

Daftar Pembaruan.

Seperti pembaruan sebelumnya, pada Aplikasi Dapodik Versi 2016.b terdapat beberapa pembaruan. Berikut ini Daftar Pembaruan di Aplikasi Dapodik Versi 2016.b:

1. (Pembaruan) Penambahan rekap sarpras pada unduhan profil sekolah

2. (Pembaruan) penambahan pemicu jika terjadi gagal cek pembaruan

3. (Pembaruan) Penambahan pemicu perubahan nama otomatis pada proogram pengajaran dilayani (khusus SMA)

4. (Perbaikan) pemisahan perhitungan jumlah siswa bagi guru TIK dan Bkpada unduhan profil sekolah

5. (Perbaikan) perbaikan tombol hapus registrasi peserta didik

6. (Perbaikan) Bugs validasi ketika menghapus PTK yang sudah masuk rombel

7. (Perbaikan) Bugs kolom kecamatan pada unduhan daftar peserta didik

8. (Perbaikan) Bugs ketika perubahan program pengajaran dilayani (khusus SMA)

9. (Perbaikan) Bugs menampilkan dan mencari program pengajaran dilayani untuk jurusan umum  tiidak tampil (khusus SMA)

10. (Perbaikan) Bugs ketika sukses registrasi namun muncul info Sekolah tidak ditemukan

Kamis, 25 Agustus 2016

Tips Mengatasi Data Siswa Belum Masuk VerVal

by
VerVal PD.

Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, banyak sekali persoalan muncul terkait dengan proses Verivikasi dan Validasi Peserta Didik (VerVal PD). Padahal langkah ini berkaitan dengan besaran Dana BOS yang akan diberikan kepada sekolah.

Pertanyaan yang muncul dalam proses VerVal terutama ialah mengenai penyebab data siswa belum masuk dalam VerVal PD. Padahal data yang diinput dalam Dapodik sudah lengkap dan valid.

Bahkan, kendati sudah dilakukan sinkronisasi sejak beberapa hari tetap saja data siswa tak kunjung muncul di VerVal PD. Lantas, apa penyebab hal itu terjadi?

Tidak masuknya data siswa dalam VerVal PD bisa terjadi karena beberapa hal diantaranya kesalahan input seperti nama, NISN, dan nama ibu. Kalau hal ini yang terjadi maka segera perbaiki data tersebut.

Namun, jika semuanya sudah valid berarti memang terdapat kesalahan dari sistem tersebut. Lantas bagaimana solusinya?

Berikut ini Tips Mengatasi Data Siswa Belum Masuk VerVal yang patut anda coba:

1. Silahkan Login ke Dapodik dan Masuk Ke Menu Rombel, klik Anggota Rombel

2. Pilih data siswa yg belum masuk vervalpd (kolom kiri) kemudian di keluarkan rombel dan masukkan lagi ke rombel

3. Jika sudah selesai lakukan sinkronisasi ulang

Berdasarkan pengalaman saya cara tersebut terbukti ampuh. Data siswa yang awalnya tak masuk VerValPD akhinya bisa masuk. Selamat mencoba.

Rabu, 24 Agustus 2016

Aturan Input Rombel SMA dan SMK Pelaksana K13

by
Tabel Rombel.

Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, pada tahun ajaran 2016/2017 sebagian sekolah di Indonesia sudah menerapkan Kurikulum 2013 (K13). Kurikulum ini diterapkan di kelas I, VII, X.

Aturan tersebut, tentu harus dipahami juga oleh Operator Dapodik Sekolah. Karena aturan input antaran KTSP dengan K13 mempunyai perbedaan.

Jika hal ini tidak dipahami, di Aplikasi Dapodik akan terjadi kesalahan. Biasanya berupa Mapel tak keluar atau tidak bisa disimpan. Tentu anda tidak ingin hal ini terhadi bukan?

Nah untuk memberi gambaran jelasnya berikut Aturan Input Rombel SMK dan SMA Pelaksana K13;

1. Aturan Input Rombel SMK Pelaksana K13

Untuk SMK yang menerapkan Kurikulum 2013 pengisian data paket/ program
keahlian satuan pendidikan perlu dibedakan lagi berdasarkan tingkat kelas
siswa :

A. Tingkat X : Pilih sesuai dengan Program Keahlian (bukan paket
keahlian)

B. Tingkat XI : Pilih sesuai dengan Paket keahlian

C. Tingkat XII : Pilih Sesuai dengan Paket keahlian
Penentuan pilihan di atas akan menentukan pilihan kurikulum yang sesuai untuk rombel

2. Aturan Input Rombel SMA Pelaksana K13

Untuk SMA yang menerapkan Kurikulum 2013, Sebelum mengisi pembelajaran, pastikan pemilihan/pembuatan rombel
pada tab rombongan belajar sudah benar, diantaranya :

A. Jenis rombel yang dipilih pada posisi “Kelas”

B. Program Pengajaran : diisi dengan program pengajaran/peminatan
rombel tersebut.

C. Kurikulum : diisi dengan Kurikulum SMA 2013 yang sesuai dengan
peminatan yang dipilih, misalnya :Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah 296

a. Untuk peminatan Bahasa dan Budaya, kurikulum diisi dengan “Kurikulum SMA 2013 Bahasa dan Budaya”.

b. Untuk peminatan MIPA, kurikulum diisi dengan “Kurikulum SMA 2013 MIPA”

c. Untuk peminatan IPS, kurikulum diisi dengan “Kurikulum SMA 2013"

Demikian Aturan Input Rombel SMA dan SMK Pelaksana K13. Semoga dapat bermanfaat.

Senin, 22 Agustus 2016

Cara Mendapatkan Nomor Registrasi Perpustakaan

by
Salam Satu Data. Sahabat Operator Dapodik, salah satu pembaruan di Aplikasi Dapodik Versi 2016 ialah terletak pada input Sarana Prasarana Perpustakaan. Jika dulu operator hanya cukup input sarpras perpustakaan saja, namun hal itu berbeda dengan saat ini.

Lantas apa bedanya? Perbedaan input data Sarpras perpustakaan saat terutama terletak pada penambahan Nomor Registrasi Perpustakaan. Apa Nomor Registrasi Perpustakaan itu? Nomor Registrasi Perpustakaan merupakan nomor khusus yang diberikan kepada perpustakaan sekolah yang telah terdaftar di Perpustakaan Nasional.

Nah, bagaimana dengan perpustakaan sekolah yang belum terdaftar di Perpustakaan Nasional? Tentu hal ini membuat banyak operator menjadi pusing. Sebab jika perpustakaan sekolah tak terdaftar di Perpustakaan nasional, maka Pustakawan yang bertugas tidak bisa dihitung menjadi tugas tambahan. Dan jika dia sertifikasi maka tak bisa dihitung sebagai jam tambahan.

Kalau begitu bagaimana Cara Mendapatkan Nomor Registrasi Perpustakaan? Untuk mendapatkan Nomor Registrasi Perpustakaan kunjungi laman http://npp.pnri.go.id/ lalu akan muncul halaman utama laman Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.


Lalu pilih Menu NPP


Pada aplikasi NPP pilih menu Profille Perpustakaan


Cari NPP dengan memasukkan nama perpustakaan


Catatan:

• Pengisian nama prasarana di tabel sarpras akan digunakan dalam pengisian prasarana di tabel rombel.

• Pengisian Nomer Registrasi Perpustakaan hanya untuk jenis prasarana:

• Perpustakaan

• Perpustakaan Multimedia

• Jenis prasarana selain di atas dapat mengosongkan no. Registrasi Perpustakaan.

Demikian Cara Mendapatkan Nomor Registrasi Perpustakaan. Semoga dapat bermanfaat.

Top Ad 728x90